Ketika botol plastik bekas diubah menjadi dasar sol sepatu sneaker berperforma tinggi, hal ini menantang persepsi konvensional mengenai ekonomi sirkular. Far Eastern New Century (FENC), pemimpin global dalam bahan poliester berkelanjutan, memelopori revolusi ini dengan teknologi mutakhirnya yang mengubah limbah botol PET (polietilen tereftalat) menjadi bahan inovatif yang disebut rTPEE (elastomer poliester termoplastik daur ulang).
Bahan berbasis bio ini mempertahankan sifat elastisitas, bantalan, dan pantulan superior dari TPEE tradisional, menjadikannya ideal untuk sol tengah sepatu kets, sekaligus mencapai terobosan lingkungan yang signifikan. Dibandingkan dengan TPEE murni, produksi rTPEE mengurangi emisi karbon sebesar 10% hingga 30%, sehingga memberikan dukungan kuat bagi industri alas kaki yang semakin berfokus pada keberlanjutan. Bahan tersebut telah dikomersialkan dan diterapkan pada model alas kaki amfibi tertentu oleh SALOMON, sehingga memvalidasi potensi pasarnya.
Memanfaatkan keahliannya dalam bahan poliester, FENC telah mengembangkan sistem komponen rPET (polietilen tereftalat daur ulang) komprehensif yang mampu memproduksi bagian atas sepatu, tali sepatu, pelapis, sol dalam, betis, dan penutup jari kaki. Khususnya, komponen-komponen ini dirancang sebagai solusi "satu bahan, dapat didaur ulang sepenuhnya", yang bertujuan untuk membangun rantai pasokan alas kaki tertutup yang asli dari awal.
Selain daur ulang botol plastik, inovasi FENC juga mencakup teknologi FENC® TopGreen® AirTek PU, yang memanfaatkan karbon dioksida (CO₂) yang ditangkap sebagai bahan baku utama untuk memproduksi bahan elastis berkinerja tinggi. Tidak seperti manufaktur poliuretan (PU) konvensional yang memerlukan bahan kimia beracun seperti fosgen dan isosianat, AirTek PU menghilangkan zat berbahaya ini sekaligus mengurangi emisi karbon hingga 58%.
Teknologi ini tidak hanya memungkinkan manufaktur alas kaki yang lebih aman dan rendah karbon, namun juga menciptakan kemungkinan-kemungkinan baru bagi transformasi berkelanjutan di industri tekstil global. Prestasi FENC dalam pemanfaatan CO₂ menjadikannya peringkat kedua dalam penghargaan inovasi "Pemanfaatan CO₂ Terbaik 2025" di Cologne, Jerman, menandai perusahaan Asia pertama yang menerima penghargaan ini.
Kepemimpinan FENC dalam material berkelanjutan telah mendapatkan pengakuan internasional, khususnya atas inovasi CO₂ yang menghasilkan penghargaan "Pemanfaatan CO₂ Terbaik 2025". Penghargaan ini menggarisbawahi kehebatan teknologi perusahaan dan memposisikannya sebagai yang terdepan dalam bahan ramah lingkungan dan inovasi berbasis bio.
Ke depan, FENC berencana untuk mengintensifkan investasi pada material berbasis bio dan teknologi rendah karbon. Dengan memajukan prinsip ekonomi sirkular dan mengembangkan solusi material berkelanjutan yang inovatif, perusahaan berkomitmen untuk mencapai emisi nol bersih dan berkontribusi terhadap planet yang lebih hijau.