logo
Sichuan Sunshine Plastics Co., LTD.
Produk
Blog
Rumah > Blog >
Blog perusahaan tentang Avient Meluncurkan Bahan Karbon Negatif untuk Meningkatkan Keberlanjutan Industri Otomotif
Peristiwa
Kontak
Kontak: Mr. Mark Yang
Faks: 86-838-8504205
Hubungi Sekarang
Kirimkan Kami

Avient Meluncurkan Bahan Karbon Negatif untuk Meningkatkan Keberlanjutan Industri Otomotif

2026-06-15
Latest company news about Avient Meluncurkan Bahan Karbon Negatif untuk Meningkatkan Keberlanjutan Industri Otomotif

Sektor manufaktur otomotif bergerak maju dengan tekad yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk membangun ekosistem yang benar-benar sirkular.inovasi bahan dalam elastomer termoplastik (TPE) dan poliolefin memainkan peran pentingTerobosan terbaru Avient Corporation, khususnya dalam mengembangkan produk dengan jejak karbon negatif, netral, atau hampir nol produk (PCF) telah menetapkan patokan industri baru.

Inovasi Jejak Karbon: TPE dan Polyolefin Transisi Hijau

Avient telah berhasil merancang beberapa formulasi TPE negatif karbon. senyawa TPE inovatifnya mencapai emisi siklus hidup dari -0,46 hingga 0,0 kg CO2e/kg,menunjukan netralitas karbon atau bahkan emisi negatif bersih selama produksiTPE berkinerja tinggi ini cocok dengan rekan konvensional dalam sifat mekanik sambil memenuhi persyaratan aplikasi yang ketat.

Seri TPE reSound TM yang baru diluncurkan menawarkan pilihan kekerasan 60 dan 80 Shore A dengan translucence alami, memungkinkan fleksibilitas estetika dan pewarnaan khusus.TPE ini menunjukkan kompatibilitas overmolding yang sangat baik dengan polipropilena (PP) dan polietilen (PE)Namun, Avient mencatat bahwa setiap penyesuaian formulasi dapat mengubah nilai PCF, sehingga perlu perhitungan ulang.

Perhitungan PCF mematuhi standar ISO 14067:2018 secara ketat, memanfaatkan keahlian formulasi global Avient, proses manufaktur berkelanjutan, dan manajemen rantai pasokan presisi.

Memperluas Polyolefin Berkelanjutan

Selain TPE, Avient memperkenalkan poliolefin daur ulang dan berbasis bio di bawah lini MaxxamTM REC dan BIO.Seri REC menggabungkan 25~100% konten daur ulang pasca-industri (PIR) atau pasca-konsumen (PCR), sedangkan varian BIO mengandung 15~100% resin berbasis bio dan/atau pengisi yang berasal dari tanaman terbarukan.

Polyolefin ini mendukung kustomisasi melalui serat kaca, pengisi mineral, modifier dampak, dan penstabil termasuk sistem tahan api.Rumus BIO memiliki warna netral alami yang cocok untuk pencelupan.

Selain itu, poliamida berbasis bio NYMAXTM BIO milik Avient yang mengandung 16-47% pengisi terbarukan dari jagung, jerami, atau gandum kini diproduksi secara lokal di Jerman setelah pembuatan awal di Asia,mengurangi emisi terkait transportasi.

Aplikasi Otomotif dan Visi Strategis

MaxxamTM dan NYMAXTM bahan melayani aplikasi penting otomotif: sistem HVAC, penutup mesin, casing baterai, dan komponen tahan api.NYMAXTM BIO pakaian penutup baterai, konektor tegangan tinggi, dan rumah motor.

Dalam sebuah wawancara, Hermann Fuechter, Avient's EMEA Senior Market & Product Manager, menekankan keberlanjutan sebagai nilai inti:Kami memprioritaskan proyek bahan berbasis bio dan daur ulang untuk memberikan solusi optimal di seluruh standar.

Delapan Jalan menuju Keberlanjutan
  1. Berat ringan: Mengurangi massa bahan tanpa mengorbankan kinerja.
  2. Efisiensi EnergiOptimalisasi produksi untuk mengurangi konsumsi energi.
  3. Pengurangan VOC: Mengganti komponen yang memancarkan senyawa organik yang mudah menguap.
  4. Daur ulang: Mengintegrasikan konten daur ulang pasca-industri/pasca-konsumen.
  5. Biopolimer: Menggunakan bahan baku terbarukan untuk produksi resin.
  6. Desain yang Berpikiran Ekologi: Mengganti bahan berbahaya (misalnya, timbal, ftalat).
  7. Infrastruktur Berkelanjutan: Mendukung energi terbarukan dan konstruksi hijau.
  8. Kesehatan & Keselamatan: Pengembangan bahan untuk peralatan medis dan perlindungan.

Fuechter menyimpulkan: "Masa depan industri terletak pada sistem sirkular" yang mencakup produk, kemasan, dan seterusnya.Inovasi kami memberdayakan klien untuk mencapai tujuan keberlanjutan melalui ilmu material.